5 Ramuan Tradisional Khas Indonesia Rahasia Kecantikan Alami

Blogger Bugis - Memiliki kulit cerah memang jadi idaman banyak wanita. Kalau sudah cerah, wajahmu nggak perlu lagi dipulas makeup dengan padat. Tapi nggak semua wanita dianugerahi kulit yang cantik dan cerah. Untuk itu, banyak sekali produk pencerah wajah yang dijual demi membantu mereka mendapatkan kulit yang cerah. Padahal tanpa perlu pencerah kimiawi, kamu ternyata bisa lho mendapatkan kulit yang cerah secara alami.

ramuan-tradisional-khas-indonesia

5 Ramuan Tradisional Khas Indonesia

Cerah di sini bukan berarti putih, tapi lebih pada kulit yang bercahaya apapun warnanya. Sejak zaman dulu, perempuan Indonesia dikenal memiliki ritual kecantikan dengan menyertakan aneka rempah dan bahan-bahan alami yang menjadi kekayaan budaya. Apa saja ramuan alaminya? Nah, berikut Blogger Bugis merangkumnya dalam lima ramuan kecantikan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.

Bedak dingin

Ramuan bedak dingin sudah tidak asing lagi di Indonesia. Perawatan kecantikan turun-temurun ini berbeda-beda di tiap daerah. Ada yang menggunakan tepung gandum, ada juga tepung beras yang dicampur air mawar, atau campuran bengkuang. Sejak dulu, bedak dingin biasa digunakan oleh perempuan yang telah memasuki akil balik untuk mempertahankan kecantikan, menutrisi, dan menjaga kebersihan kulit wajah. Proses pembuatan yang mudah menjadikan bedak dingin digunakan sebagai perawatan harian. Cara pembuatannya, rendam beras selama dua minggu, kemudian beras ditumbuk dan dihaluskan menjadi bubuk. Setelah itu dicampur sedikit air mawar lalu dibuat bulatan-bulatan kecil. Bila ingin digunakan, bulatan-bulatan bedak dingin ini harus dicairkan menggunakan air mawar. Lalu balurkan ke wajah. Untuk menghaluskan kulit, tambahkan tumbukan kunyit.

Lulur kuning


Lulur kuning berasal dari Pulau Jawa dan biasa digunakan sebagai perawatan untuk mempertahankan kehalusan dan kecantikan kulit. Mengandung bahan dasar pandan wangi, sari tepung beras, kunyit, dan temu giring.

Lulur kuning bermanfaat untuk membersihkan badan dari kotoran-kotoran serta mengangkat sel-sel kulit mati pada tubuh sehingga kulit terlihat bersih. Selain itu lulur juga menghaluskan, menyegarkan, dan melembutkan kulit serta membuat aroma tubuh wangi alami. Campur bahan dasar dan rempah-rempah, seperti tepung beras, kunyit, temugiring, pandan, hingga halus. Setelah itu, balurkan ke seluruh bagian tubuh sambil digosok-gosokkan. Diamkan selama 30 menit hingga lulur kuning meresap ke seluruh kulit, lalu bilas menggunakan air hangat.

Bedda lotong


Lulur hitam ini adalah rahasia dari pesona kehalusan kulit perempuan yang juga bermanfaat menjaga elastisitas tubuh sekaligus mencerahkannya. Bedda lotong berasal dari kata Bugis yang berarti lulur hitam atau bedak hitam. Bedda lotong biasa digunakan oleh para perempuan Bugis sebelum memasuki jenjang pernikahan. Dibuat dari beras yang disangrai hingga hangus, lalu ditumbuk dan dicampur rempah-rempah seperti ginseng dan kayu manis. Bedda lotong digunakan seperti layaknya lulur yang dibalurkan ke seluruh bagian tubuh dan didiamkan selama 30 menit. Setelah itu, bilas menggunakan air hangat.

Boreh


Boreh adalah salah satu ramuan tradisional berasal dari pulau Dewata, boreh merupakan jenis lulur yang digunakan oleh perempuan Bali untuk menghangatkan badan, menghilangkan masuk angin, memperlancar peredaran darah, dan menghilangkan pegal-pegal sekaligus detoksifikasi. Terbuat dari campuran beragam rempah, yaitu serai, cendana, jahe, kayu manis, cengkih, pala, lengkuas, beras hitam, dan minyak kelapa. Haluskan semua bahan, lalu balurkan ke seluruh tubuh. Hasilnya, kulit cerah bersinar. Iringi dengan pijatan yang berguna untuk melancarkan peredaran darah. Boreh juga berguna membantu relaksasi otot-otot yang lelah hingga menjadi kembali bugar.

Batimung


Salah satu ritual cantik khas Kalimatan Selatan yang lestari hingga kini adalah mandi uap Batimung. Proses mandi uap ini diperuntukkan bagi perempuan sebelum upacara pernikahan. Sebelum melakukan batimung atau mandi uap, terlebih dahulu lakukan lulur dari bedak wadak yang sering juga disebut sebagai mangir wangi. Mangir wangi terbuat dari beras kencur ditambah dengan bahan alami lainnya yang mengandung wangi-wangian. Lalu, calon pengantin atau yang akan melakukan proses batimung diselimuti kain tebal. Bahan campuran seperti beras, kencur, kayu manis, limau, pandan, akar wangi, dan daun jeruk direbus, lalu uapnya diurapkan ke seluruh tubuh yang berselimut kain hingga uap ramuan habis. Batimung berfungsi untuk memberikan efek halus yang tahan lama pada tubuh, menghilangkan bau badan, serta mendetoksifikasi tubuh hingga lebih segar dan cerah.

Nah, itu dia 5 ramuan alami yang bisa kamu buat sendiri untuk membuat kulit wajahmu lebih cerah. Memang hasilnya nggak secepat krim pencerah kimiawi, namun ramuan alami ini bisa membuat kecantikanmu lebih tahan lama. Yang penting, dilakukan saja dengan rutin. Selamat mencoba ya!

Belum ada Komentar untuk "5 Ramuan Tradisional Khas Indonesia Rahasia Kecantikan Alami"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel