Pemerintah Amerika Didenda Karena Ketahuan Pakai Software Bajakan

Pemerintah Amerika Didenda Karena Ketahuan Pakai Software Bajakan blogger bugis Anda kira bahwasanya Pemerintah Amerika yang demikian aktif memerangi pembajakan bersih dari aktivitas pembajakan. Nyatanya barusan terungkap bahwasanya Militer Amerika sepanjang bertahun-tahun sudah memakai software logistik bajakan. Apptricity, perusahaan pembuat software itu, menuntut Pemerintah Amerika atas pembajakan yang merugikan mereka sampai nyaris 3 trilyun rupiah. Pemerintah Amerika pada akhirnya sepakat untuk membayar denda sebesar 600 miliar rupiah untuk ubah rugi pembajakan lisensi ini.


Wakil Presiden Amerika menyebutkan dengan tegas bahwasanya “Pembajakan yaitu pencurian”, serta dia melaunching kiat baru untuk memerangi pembajakan. Namun sayangnya nyatanya pada waktu yang sama Pemerintah Amerika jadi dituntut oleh Apptricity lantaran Militer Amerika ketahuan memakai software bajakan. Miris.

2004 lalu Apptricity di tandatangani kontrak dengan Militer Amerika untuk melisensikan software enterprise logistik bikinannya. Kerja sama itu memperbolehkan Pemerintah Amerika untuk memakainya di 5 server serta 150 piranti.

Tetapi nyatanya dengan cara diam-diam Militer Amerika meng-install software itu dengan cara ilegal di 93 server serta kian lebih 9000 piranti. Dengan harga lisensi meraih 16. 1 miliar rupiah per server serta 60 juta rupiah per piranti, Appricity sudah dirugikan sampai nyaris 3 trilyun rupiah.

Pada mulanya pada th. 2011 dari kantor RIAA (asosiasi industri rekaman Amerika yang benar-benar gencar memerangi pembajakan) sempat juga ketahuan mendownload 2 file bajakan dari torrent.

Disarankan Untuk Anda:

0 Response to "Pemerintah Amerika Didenda Karena Ketahuan Pakai Software Bajakan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel